
SUKAMAJU– Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Talang Ubi menggelar kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) bersama pemerintah desa, kader, dan tokoh masyarakat di Desa Sukamaju. Pertemuan ini difokuskan untuk membahas dua isu kesehatan krusial yang ditemukan di wilayah setempat, yaitu bahaya kebiasaan merokok di dalam area tertutup serta maraknya pemberian susu formula pada bayi usia 0 hingga 6 bulan.

Acara yang berlangsung di kantor desa ini merupakan tindak lanjut dari hasil Survei Mawas Diri (SMD) yang telah dilaksanakan sebelumnya. Melalui MMD, tim kesehatan puskesmas bersama masyarakat berdiskusi secara terbuka guna mengidentifikasi penyebab masalah serta merumuskan komitmen dan langkah penyelesaian bersama.
Dalam forum tersebut, tim tenaga kesehatan Puskesmas Talang Ubi menyoroti tingginya paparan asap rokok di lingkungan rumah tangga. Merokok di dalam ruangan tertutup berisiko tinggi membahayakan anggota keluarga yang tidak merokok, terutama anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Paparan residual asap rokok yang menempel pada perabotan dan mengendap di udara dalam jangka panjang dapat memicu gangguan pernapasan kronis, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga stunting pada anak.

Selain persoalan rokok, pembahasan berlanjut pada edukasi pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Petugas puskesmas menyayangkan masih ditemukannya bayi usia 0–6 bulan yang sudah diberikan susu formula tanpa adanya indikasi medis dari tenaga kesehatan. Pihak puskesmas menegaskan bahwa ASI mengandung nutrisi lengkap dan antibodi alami yang tidak dapat digantikan oleh susu formula. Pemberian susu formula yang tidak mendesak pada usia dini dapat meningkatkan risiko infeksi pencernaan, diare, serta mengganggu daya tahan tubuh bayi.

Kepala Desa Sukamaju menyambut baik pelaksanaan MMD ini dan berkomitmen untuk mendukung langkah penanganan yang dirumuskan. Melalui musyawarah ini, disepakati beberapa rencana aksi, di antaranya penguatan edukasi oleh kader posyandu mengenai penundaan susu formula dan promosi ASI eksklusif, serta kampanye pembuatan area khusus merokok di luar rumah demi mewujudkan rumah tangga bebas asap rokok.

Kepala Desa Sukamaju menyambut baik pelaksanaan MMD ini dan berkomitmen untuk mendukung langkah penanganan yang dirumuskan. Melalui musyawarah ini, disepakati beberapa rencana aksi, di antaranya penguatan edukasi oleh kader posyandu mengenai penundaan susu formula dan promosi ASI eksklusif, serta kampanye pembuatan area khusus merokok di luar rumah demi mewujudkan rumah tangga bebas asap rokok.
Melalui sinergi antara Puskesmas Talang Ubi, pemerintah desa, dan kesadaran masyarakat Desa Sukamaju, diharapkan derajat kesehatan ibu, anak, dan lingkungan warga dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
